Minggu, 16 Oktober 2016

Sistem Informasi Manajemen


1.5  Sistem Informasi Manajemen

Sistem informasi manajemen atau SIM adalah sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia , dokumen, teknologi , dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk , layanan , atau suatu strategi bisnis . Sistem informasi manajemen dibedakan dengan sistem informasi biasa karena SIM digunakan untuk menganalisis sistem informasi lain yang diterapkan pada aktivitas operasional organisasi . Secara akademis , istilah ini umumnya digunakan untuk merujuk pada kelompok metode manajemen informasi yang bertalian dengan otomasi atau dukungan terhadap pengambilan keputusan manusia , misalnya sistem pendukung keputusan , sistem pakar , dan sistem informasi eksekutif .

Pengertian yang Merujuk Pada Tahun 60-an
 Sistem informasi manajemen adalah sebuah sistem sebagai penyedia dari layanan informasi. Informasi tersebut berguna dalam memberikan dukungan melalui lingkup pengoperasian, lingkup manajemen, serta lingkup keputusan organisasi atau kelompok tertentu. Biasanya sistem informasi manajemen ini sendiri sangat diperlukan dalam memanajeri sebuah organisasi atau kelompok dalam melakukan pekerjaannya. Sehingga dapat menjadi evaluasi bagi organisasi atau kelompok dalam melakukan analisis manajemen tersebut.

Pengertian yang Merujuk Pada Tahun 1993
Sistem informasi manajemen adalah gabungan dari sekumpulan perangkat lunak dan perangkat keras untuk merancang sistem transformasi beberapa data yang dikumpulkan. Kemudian dijadikan satu sebagai sumber informasi penting untuk menemukan solusi atau penyelesaian. Pengertian mengenai sistem informasi manajemen tahun 1993 merujuk pada pengertian dari dua penulis yaitu, Bodnar serta Hopwood. Pengertian tersebut dituangkan di buku yang berjudul Accounting Information Sistem.

Pengertian yang Merujuk Pada Tahun 1999
Pengertian Sistem informasi manajemen adalah suatu sistem penting dalam melakukan pengumpulan, proses, penyimpanan, penganalisisan data, hingga penyebaran mengenai data tersebut. Sebagai bentuk penyampaian informasi yang mengarah spesifik pada tujuan yang dimaksud. Pengertian mengenai sistem informasi manajemen tahun 1999 merujuk pada tiga penulis yaitu, Turban, McLean, dan juga Waterbe. Dituangkan dalam sebuah buku yang berjudul Information Technology for Management Making Connection for Strategies Advanteges. Dan buku tersebut juga sudah diterbitkan dalam buku terjemahan.

Semua pengertian yang disebutkan di atas mengarah pada tiga proses manajemen yang tidak boleh dilupakan. Yaitu, perencanaan, pengendalian, serta pengambilan keputusan. Perencanaan penting untuk melakukan formulasi terkait tujuan yang hendak dicapai.Pengendalian penting untuk melakukan implementasi dan monitoring dari pelaksanaan formulasi tersebut. Pengambilan keputusan penting untuk melakukan pemikiran yang bijak. Menentukan mana dari beberapa alternatif yang dibuat dengan mengandalkan formulasi dan monitoring terbaik. Ilmu sistem informasi manajemen akan dapat dijalankan asalkan sumber daya manusia dalam organisasi atau kelompok tersebut memang dapat diandalkan. Tanpa memiliki sumber daya manusia yang paham dengan ilmu pengetahuan sistem informasi manajemen, maka akan sulit dilakukan. Sumber daya manusia sendiri juga penting untuk dapat menerapkan pengertian dari sistem informasi manajemen. Berkaitan dengan klasifikasi dari jabatan, analisis kerja pegawai, standar mutu kerja sesuai manajemen, hingga data atau informasi yang menyangkut ilmu manajemen. Sehingga penting untuk memahami terlebih dahulu mengenai pengertian dari sistem informasi manajemen. Kedepan dapat lebih membantu dalam menerapkan kinerja yang menerapkan aplikasi dari sistem informasi manajemen .

Pengertian Menurut Para Ahli
  • Bodnar dan Hopwood ( Book Accounting Information System ) : Kumpulan perangkat keras dan perangkat lunak yang dirancang untuk mentransformasikan data dalam bentuk informasi yang berguna.
  • Turban, McLean, dan Waterbe buku Information Technology for Management Making Connection for Strategies Advantages : Sistem yang mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisa, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik.
  • L. James Havery Sistem merupakan prosedur logis dan rasional guna melakukan atau merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu sama lain.
  • Ludwig Von Bartalanfy Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu antar relasi di antara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan.
  • O’brien Sistem adalah sekelompok komponen yang saling berhubungan, bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dengan menerima input serta menghasilkan output dalam transformasi yang teratur.
  • Azhar Susanto Sistem adalah kumpulan/group dari sub sistem/bagian/komponen apapun baik fisik maupun non fisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekeaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan .
Ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwa manajer dan pengguna lainnya perlu memiliki akses ke informasi akuntansi manajemen dan mengetahui bagaimana cara menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen dapat membantu mereka mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja (informasi akuntansi dibutuhkan dan dipergunakan dalam semua tahap manajemen, termasuk perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan).

Proses Manajemen
Proses manajemen didefinisikan sebagai aktivitas-aktivitas :
  • Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang disebut perencanaan. Oleh karenanya, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode untuk mencapai tujuan tersebut.
  • Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah dari pertempuran. Setelah suatu rencana dibuat, rencana tersebut harus diimplementasikan, dan manajer serta pekerja harus memonitor pelaksanaannya untuk memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif sesuai kebutuhan, disebut kebutuhan.
  • Pengambilan Keputusan, proses pemilihan di antara berbagai alternative disebut dengan proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaan dan pengendalian. Manajer harus memilih di antara beberapa tujuan dan metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih. Hanya satu dari beberapa rencana yang dapat dipilih. Komentar serupa dapat dibuat berkenaan dengan fungsi pengendalian.  Menurut Francisco Proses Manajemen adalah suatu proses Penukaran terhadap nilai dan jasa

SIM merupakan kumpulan dari sistem informasi , yaitu :
  • Sistem informasi akuntansi (accounting information systems), menyediakan informasi dan transaksi keuangan.
  • Sistem informasi akademik (academic information systems), menyediakan informasi tentang proses pendidikan yang sedang berjalan di suatu akademi/sekolah/perguruan.
  • Sistem informasi pemasaran (marketing information systems), menyediakan informasi untuk penjualan, promosi penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran, kegiatan-kegiatan penelitian pasar dan lain sebagainya yang berhubungan dengan pemasaran.
  • Sistem informasi manajemen persediaan (inventory management information systems).
  • Sistem informasi personalia (personal information systems).
  • Sistem informasi distribusi (distribution information systems).
  • Sistem informasi pembelian (purchasing information systems).
  • Sistem informasi kekayaan (treasury information systems).
  • Sistem informasi analisis kredit (credit analysis information systems).
  • Sistem informasi penelitian dan pengembangan (research and development information systems).
  • Sistem informasi analisis (software) .
  • Sistem informasi teknik (engineering information systems).
  • Sistem informasi Rumah Sakit (Hospital information systems).


Daftar Pustaka :
http://pengertianmanajemen.net/pengertian-sistem-informasi-manajemen/
https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi_manajemen

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi


1.4 Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

Sistem Informasi Akuntansi merupakan sistem informasi fungsional yang mendasari sistem informasi fungsional yang lainnya seperti sistem informasi keuangan, sistem informasi pemasaran, sistem informasi produksi dan sistem informasi sumber daya manusia. Sistem-sistem informasi lain membutuhkan data keuangan dari sistem informasi akuntansi.

Hal ini menunjukkan bahwa suatu perusahaan yang akan membangun sistem informasi manajemen, disarankan untuk membangun sistem informasi akuntansi terlebih dahulu. Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain : Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi. Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan. Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.

SIA Menurut Para Ahli
  1. Menurut Wilkinson dan Cerullo (1995) pengertian sistem informasi akuntansi merupakan struktur yang menyatu dalam suatu entitas, yang menggunakan sumber daya fisik dan komponen lain, untuk merubah data transaksi keuangan/akuntansi menjadi informasi akuntansi dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan akan informasi dari para pengguna atau pemakainya .
  2. Beberapa batasan pengertian Sistem Informasi Akuntansi lain yang dapat dikutip misalnya pendapat Wilkinson (1990) bahwa sistem informasi akuntansi adalah merupakan sistem informasi formal, memiliki tujuan, tahap, tugas, pengguna, dan sumber daya dan mencakup ke seluruh kegiatan perusahaan dalam penyediaan informasi bagi semua pengguna di perusahaan tersebut.
  3. Pengertian Sistem Informasi Akuntansi Menurut George H. Bodnar dan William S. Hopwood dalam bukunya yang diterjemahkan oleh Jusuf, A.A. (1996) pengertiansistem informasi akuntansi adalah Kumpulan sumber daya, seperti: manusia dan peralatan, yang diatur untuk mengubah data menjadi informasi akuntansi.” Informasi ini dikomunikasikan kepada para penggunanya untuk berbagai pengambilan keputusan .
  4. Pengertian Sistem Informasi Akuntansi menutut Mulyadi (2001) mendefinisikan, “Sistem akuntansi adalah organisasi formulir, catatan dan laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaan.”
  5. Pengertian Sistem Informasi Akuntansi Menurut Niswonger, Fess & Warren diterjemahkan oleh Ruswinarto, H. (1995) . Sistem akuntansi adalah suatu sarana bagi manajemen perusahaan guna mendapatkan informasi yang akan digunakan untuk mengelola perusahaan dan untuk menyusun laporan keuangan bagi pemilik, kreditor, dan pihak lain yang berkepentingan .
  6. Pengertian Sistem Informasi Akuntansi  menurut Baridwan (1998) . Sistem akuntansi terdiri dari formulir-formulir, catatan-catatan, prosedur dan alat-alat yang digunakan untuk mengolah data mengenai suatu mengenai usaha suatu kesalahan ekonomis dengan tujuan untuk menghasilkan umpan balik dalam bentuk laporan-laporan yang diperlukan oleh manejemen untuk mengawasi usaha-usahanya dan bagi pihak-pihak lain yang berkepentingan seperti pemegang saham, kreditur, dan lembaga-lembaga pemerintah untuk menilai hasil operasi .
Sistem Informasi Akuntansi merupakan sebuah sistem informasi yang sengaja dibuat untuk mempermudah kegiatan/hal-hal yang berkaitan  akuntansi. SIA memang memiliki manfaat yang luar biasa, kita bisa menyingkat waktu dan memperbesar keakuratan analisis akuntansi.
Karena itulah dalam perusahaan-perusahaan besar sistem informasi sangat penting, karena akan sangat meningkatkan produktifitas perusahaan.
Lebih jelasnya berikut ini Fungsi Sistem Informasi Akuntansi :
  1. Mengumpulkan serta menyimpan data aktivitas atau transaksi perusahaan.
  2. Memproses data yang terkumpul menjadi informasi yang bermanfaat saat pengambilan keputusan.
  3. Melakukan kontrol yang efektif dan tepat terhadap aset-aset perusahaan / organisasi.
  4. Meningkatkan kualitas layanan/produk serta meminimalisir biaya produksi / jasa sehingga keuntungan perusahaan meningkat.
  5. Peningkatan efisiensi kerja pada bagian keuangan.
  6. Sharing Knowledge (Alih ilmu) mengalami peningkatan.
Nah itu tadi adalah manfaat-manfaat yang kita peroleh jika kita menggunakan sistem informasi akuntansi . Secara umum ada 5 komponen SIA , berikut ini adalah 5 komponen/unsur sistem informasi akuntansi :
  1. Manusia sebagai unsur utama yang menjalankan sistem tersebut.
  2. Obyek Sistem Informasi Akuntansi adalah transaksi. Transaksi ini digunakan untuk masukan perusahaan, kemudian diolah sedemikian rupa (tergantung kebijakan) sehingga menghasilkan beberapa informasi yang berguna saat pengambilan kebijakan.
  3. Prosedur ialah langkah-langkah / step-step yang harus dilalui untuk melakukan kegiatan perusahaan/transaksi.
  4. Dokumen ilah catatan-catatan berbentuk formulir saat transaksi berlangsung.
  5. Peralatan ialah alat/sarana yang digunakan untuk pencatatan SIA.
Sistem Informasi Akuntansi itu sendiri juga memiliki subsistem guna mengefektifitaskan kinerjanya menjadi lebih baik lagi. Secara umum Subsistem Sistem Informasi Akuntansi ada 3 yaitu :
  1. Sistem Pemrosesan Transaksi. Sistem ini mendukung proses operasian harian bisnis.
  2. Sistem Pembukuan / buku besar/ laporan keuangan. Sistem ini digunakan untuk menghasilkan laporan keuangan termasuk didalamnya laporan rugi/laba, neraca, cash flow, serta pengembalian pajak.
  3. Sistem pelaporan manajemen, berguna mengatur laporan-laporan perusahaan baik laporan keuangan atau yang lain (anggaran, LPJ, laporan kinerja) seperti informasi-informasi data yang berguna untuk pengambilan keputusan.

Contoh Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

Ada beberapa sistem informasi akuntansi yang sudah dikembangkan oleh berbagai perusahaan. Ada yang mengembangkan secara umum, ada yang mengembangkan berdasarkan kasus per kasus dalam suatu organisasi. Contoh sistem informasi akuntansi yang dikembangkan secara umum adalah  Dec Easy Accounting(DEA) dan MYOB.


Daftar Pustaka :
http://rocketmanajemen.com/pengertian-sistem-informasi-akuntansi/
http://ilmuakuntansi.web.id/pengertian-sistem-informasi-akuntansi/